4 Tips Memanfaatkan Indera Manusia Agar Masyarakat Mudah Mengingat Produk

Ketika Sobat Merdeka mendapati sebuah produk yang  begitu menarik, maka apa yang ada dalam pikiran kita? Ingin mendekatinya, memilikinya atau ingin mengoleksinya?

Mengingat produk dengan indera manusia adalah salah satu alternatif yang bisa kita manfaatkan. Tentu melalui peran indera manusialah yang paling signifikan dalam merancang sebuah produk. Produk yang telah dibranding dengan tepat dan baik tentu tidak mudah dilupakan oleh seseorang.

Maka dari itulah sebelum Sobat Pejuang Merdeka memiliki rencana mendesain dan merancang sebuah produk, ada baiknya untuk memahami terlebih dulu bagaimana cara seseorang merespon sebuah produk melalui perilaku bahkan tingkah lakunya. Maksudnya, kita  juga harus mengetahui bagaimana persepsi emosional manusia bekerja. Inilah nantinya yang akan membuat seseorang mudah mengingat produk.

 

4 Cara Mudah untuk Branding dengan Memanfaatkan Indera Manusia

Ada banyak cara sebenarnya agar konsumen bisa lebih mudah mengingat brand kita. Namun, salah satu yang digadang ampuh yakni dengan memanfaatkan indera alami manusia. Bagaimana caranya?

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa diterapkan agar konsumen lebih mudah mengingat produk yang Sobat Merdeka miliki, di antaranya:

 

  1. Buat seseorang fokus akan apa yang mereka lihat

Kita mulai dari sebuah pertanyaan, “apakah Sobat Pejuang Merdeka pernah terganggu dalam munculnya sebuah iklan pada situs tertentu yang Sobat Merdeka buka?”  Tak hanya terganggu, kadangkala iklan yang ada bahkan sering kali menyita perhatian kita dan kadang bisa mengubah tingkat konsentrasi kita. Dari yang awalnya konsentrasi kepada informasi situs tersebut, namun berubah menjadi fokus terhadap iklan.

Kasus seperti diatas biasa terjadi khususnya ketika tampilan iklan tersebut didesain maksimal. Maksudnya, desain tersebut mampu memindahkan fokus para pembacanya. Untuk itu, desain dari iklan ini pun tidak boleh sembarangan. Harus didesain sedemikian rupa sehingga pengunjung situs tersebut, dalam sekilas saja bisa langsung tertarik.

 

  1. Berilah informasi secara ringkas

Agar otak manusia bisa maksimal menyerap informasi maka yang harus dilakukan adalah dengan menyajikan informasi dalam potongan-potongan kecil dan mudah diingat. Misalnya, ketika Sobat Pejuang Merdeka menulis artikel tentang sebuah usaha, sebaiknya jangan langsung memberikan informasi yang dalam ribuan kata. Akan lebih efisien jika Pejuang Merdeka membuat artikel dalam beberapa bagian terlebih dulu.

Sobat Merdeka juga dapat memecah kategori informasinya. Hal ini dilakukan agar konsumen lebih mudah dalam melakukan penyerapan informasi. Selain itu keingintahuan seorang pembaca pun akan membuatnya terpancing untuk membaca lainnya. Masukkan juga informasi yang relevan dengan kategori sehingga akan memudahkan konsumen memperoleh informasi yang mereka inginkan tanpa repot mencarinya lagi.

 

  1. Alternatif  cerita dalam penyajian konten

Tentunya agar orang bisa mengingat informasi dengan mudah maka informasi tersebut harus disajikan secara berulang-ulang. Dengan begitu semakin mempermudah otak dalam dapat mengingatnya lagi. Bahkan informasi bisa semakin mudah diserap ketika ia disajikan dalam sebuah cerita. Cerita disini bisa dijadikan sebagai langkah efektif dalam mencari perhatian para pembaca. Mulailah dengan membuat struktur ringkas sehingga produk tersebut nantinya akan dapat mudah diingat oleh target.

 

  1. Manfaatkan empati

Empati bisa dicontohkan seperti ini. Misalnya saja saat Sobat Merdeka memberikan senyuman kepada orang lain, umumnya orang tersebut akan memberikan senyuman kembali bukan? Itulah yang dinamakan empati dan imitasi yang datang dari perilaku orang lain.

Saat seorang manusia tengah melihat orang lain melakukan sesuatu biasanya respon dari otak bagian depan akan mengaktifkan syaraf guna menirunya. Maka hasilnya, Sobat Pejuang Merdeka akan melakukan apa yang orang lain lakukan sebelumnya. Seperti saat mereka tersenyum, maka ia akan membuat Kamu memberikan sebuah senyuman juga.

Tidak jauh berbeda dalam sebuah produk. Sobat Pejuang Merdeka bisa menyajikan produk yang bisa memancing empati target. Buat sang target merasakan aura positif yang berasal dari produk yang kita miliki.

 

Memang branding tidaklah mudah. Terlebih memaksa seseorang untuk mengingat produk. Meski begitu, Pejuang Merdeka bisa melakukan beberapa cara diatas untuk mengatasinya. Jika berhasil, maka dampaknya akan terasa pada peningkatan penjualan produk kita.