riset

Perlukah Riset Pasar?

Riset pemasaran (Market research) mungkin terdengar sebagai hal yang hanya cocok dilakukan oleh perusahaan besar, namun riset pemasaran adalah alat penting untuk semua kalangan usaha.
Alasan mengapa riset pemasaran itu penting
Tidaklah penting skala dan kegiatan bisnis Anda, entah itu perusahaan start-up baru, bisnis yang sudah lama atau Anda hendak melakukan ekspansi usaha, riset pemasaran (market research) perlu menjadi bagian tak terpisahkan dari usaha Anda, jika Anda menginginkan hal-hal berikut :
Memahami basis konsumen Anda. Bagi start-ups, riset pemasaran (market research) sangat penting untuk memahami konsumen Anda dan jumlah permintaan yang cukup untuk menunjang usaha Anda. Usaha yang lama atau sudah berdiri lama perlu riset pemasaran (market research) untuk memperhatikan demografi ppenduduk yang terus berubah dan trend perubahan selera konsumen.
Tetap membuat model bisnis Anda tak ketinggalan jaman. Cara lama bukan berarti cara terbaik. Memahami perubahan selera dan pilihan pasar dan menyesuaikan model bisnis Anda dengan perubahan tersebut adalah salah satu fungsi penting market research.
Menciptakan tujuan pertumbuhan yang SMART – Tujuan usaha Anda haruslah SMART –specific, measurable, attainable, realistic and timely. Meskipun begitu sulit menetapkan taget realistis jika Anda tak mengetahui posisi usaha Anda di pasar.  Anda tak bisa membuat tujuan usaha yang berarti jika Anda tak memiliki titik acuan (point of reference) untuk mengukur kesuksesan Anda.

3 (tiga) cara untuk melakukan riset pemasaran dengan sedikit biaya
Meskipun riset pemasaran membutuhkan biaya dalam pelaksanaannya, tidak berarti Anda harus mengeluarkan banyak uang untuk melakukannya. Apalagi jika usaha Anda adalah usaha kecil menengah yang tidak punya banyak uang di kas Anda. Berikut tiga cara murah untuk melakukan riset pemasaran.

1. Lakukan survei atau bentuk  focus group
Cara terbaik untuk mengenal konsumen (atau calon konsumen) adalah dengan berbicara kepada mereka. Survei dan focus group adalah cara yang lazim untuk mendapatkan umpan balik dari konsumen.
Untuk survei Anda bisa mengirimkan kuesioner (daftar pertanyaan) ke konsumen yang sudah ada atau sample yang sesuai dengan target demografi usaha Anda. Hasil survei sangat ditentukan oleh pertanyaan yang diajukan, jika Anda tidak yakin pertanyaan apa yang sebaiknya diajukan, mungkin lebih baik untuk menyewa konsultan pemasaran (maketing consultant). Sebelum mengirimkan kuesioner kepada konsumen, sebaiknya Anda mengedarkannya terlebih dahulu kepada keluarga dan teman terpercaya untuk umpan balik.
Focus groups biasanya terdiri dari 6 -10 orang, dan Anda sebaiknya  membatasi setiap pertemuan tidak lebih daripada 90 menit. Meskipun jumlah sample/orangnya sedikit, namun Anda bisa mendapatkan umpan balik yang lebih mendalam dari focus group. Gunakan focus group untuk mendapat masukan konsumen tentang tingkat harga, kampanye marketing, dan fitur-fitur layanan.
2. Manfaatkan perguruan tinggi
Jika lokasi usaha atau tempat tinggal Anda dekat dengan universitas atau sekolah tinggi yang mempunyai program studi marketing, ekonomi atau MBA, Anda mungkin bisa memanfaatkan jasa riset pemasaran murah dari universitas tersebut. Beberapa dosen dan professor mencari pengalaman dunia nyata untuk para mahasiswa mereka. Mintalah pada pengajar tersebut untuk melakukan riset pemasaran untuk usaha Anda. Mungkin akan ada biaya untuk ini, tetapi jelas lebih sedikit daripada menyewa konsultan pemasaran profesional.

 

3. Ketahui pesaing Anda
Anda bisa belajar banyak dari pesaing Anda. Kunjungilah toko mereka, hitung pembelinya dan ikuti mereka di media sosial. Apakah mereka usaha yang sukses? Jika ya, bisakah pasar menunjang usaha Anda dan mereka? atau apakah mereka memiliki kelemahan fatal yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan penjualan Anda?
Sumber lain riset pemasaran yang minim biaya adalah datan dan analisis statistik dari pemerintah, KADIN dan asosiasi industri.
Ketika Anda melaksanakan riset pemasaran (market research), pastikanlah Anda mendengar masukan dan pendapat yang positif dan negatif dari konsumen. Satu-satunya hal yang lebih buruk daripada tidak melakukan riset pemasaran adalah melakukan riset pemasaran yang menyesatkan akibat hanya mendengar hal-hal positif saja tentang usaha Anda.

 

sedekah

Keajaiban Sedekah

Bagi seorang pengusaha, bahkan bukan hanya pengusaha muslim saja. Sedekah merupakan salah satu kunci kesuksesan sebuah bisnis. Bill Gates, manusia terkaya di muka bumi ini menyumbangkan 50%-90% dari kekayaannya untuk kepentingan sosial. Jika dilihat secara logika, harusnya kedudukannya sebagai manusia terkaya mudah tergeser ke nomor dua atau nomor tiga manusia terkaya. Namun kenyataannya ia tetap menduduki peringkatnya dalam waktu yang sangat lama.

AKUNTANSI KEUANGAN BISNIS ALA NABI MUHAMMAD SAW

Akuntansi merupakan jantung dari perkembangan sebuah bisnis. Kebanyakan orang tidak sadar akan hal ini. Sebuah bisnis tidak akan pernah berkembang jika tidak didasari dengan ilmu akuntansi yang baik. Lalu, apakah kita harus kuliah akuntansi? Jawabannya tidak. Karena nabi Muhammad SAW mengajarkan kita sebuah ilmu akuntansi sederhana yang jika diterapkan pada bisnis insya allah akan baik hasilnya. Berikut sepenggal sabda rasullullah SAW tentang bagaimana mengatur keuangan bisnis:

Dia menjawab, ‘Karena kamu mengatakan itu, maka aku melihat hasil kebunku. Sepertiganya aku sedekahkan, sepertiganya lagi aku makan bersama keluargaku, dan sepertiga siasanya aku kembalikan kepadanya.

Ya, bagilah penghasilan kamu menjadi 3 bagian. Yang pertama yaitu mensedekahkannya kepada yang membutuhkan, menggunakannya untuk kehidupan bersama keluargamu, dan menggunakannya untuk kemajuan bisnis. Ini sangatlah sederhana dan semua orang bisa menerapkannya.

KEUTAMAAN SEDEKAH LAINNYA

Bukan hanya memiliki peran penting dalam hal bisnis, sedekah juga sangat penting dalam kehidupan sosial dan agama. Ada banyak sekali firman Allah dan sabda rasul yang menyinggung manfaat dan keutamaan dari sedekah. Seperti memberi keberkahan pada harta, menghapus dosa, hingga mendapatkan naungan pada hari akhir.

So, apakah kamu akan tetap berfikir 2x untuk melakukan sedekah?