c12f207bd4c676758fdfb8a743083676-495x355

Tips Desain Logo untuk Usaha

5 Suplemen Desain Logo untuk Bisnis yang Menguntungkan

Seperti yang sudah terus-menerus kami utarakan, desain logo Anda akan menjadi “wajah” dari perusahaan Anda. Ia akan menjadi hal pertama yang dilihat oleh publik, dan menjadi hal yang paling menempel di dalam benak mereka juga. Tak percaya? Coba saja Anda uji beberapa rekan Anda. Kami yakin, mereka dengan fasih memasangkan sejumlah logo ikonik dengan brand-nya, mulai dari font berulir yang menjadi ciri khas Coca Cola, atau buah apel yang tidak utuh yang menandai brand Apple. Dan, itulah poin utamanya, mengapa Anda perlu menginvestasikan banyak waktu dan biaya untuk memastikan Anda mendapatkan logo yang mudah menempel di dalam benak publik.

“Brand Anda seharusnya bisa dikomunikasikan dengan baik oleh masyarakat luas,” tutur Jonas Berger, pengarang buku Contagious: Why Things Catch On (Simon & Schuster, 2013) dan James G. Campbell Associate Professor of Marketing di Wharton School, University of Pennsylvania. “Kami tahu, Anda mencintai perusahaan Anda, Anda berpikir perusahaan Anda luar biasa, namun saat Anda sudah tiada, apa hal yang paling mudah diingat oleh masyarakat tentang perusahaan Anda? Dan, apa yang akan mereka sampaikan kepada rekan mereka yang lain?”

Logo-logo terbaik memiliki beberapa kesamaan. Di bawah ini adalah lima elemen kunci yang membuat desain logo Anda sukses, menurut pandangan Berger.

 1. Kesederhanaan

5 Suplemen Desain Logo untuk Bisnis yang Menguntungkan

Elemen pertama yang pastinya dimiliki oleh logo-logo sukses adalah kesederhanaan. “Cara yang mudah untuk menilai kesederhanaan sebuah logo adalah dengan menghitung berapa banyak elemen tunggal yang bebas bergerak dari sebuah logo,” kata Berger. Sebagai contoh, logo Apple yang dulu ditampilkan dalam semburat warna-warni yang ramai, sementara logo yang sekarang hanya ditampilkan dalam satu warna saja, kebanyakan hitam atau dalam warna abu-abu monokrom. Kesederhanaan dalam desain logo Apple yang baru ini membuatnya lebih mudah untuk dilihat, dan konsumen menyukainya.

“Cara termudahnya adalah dengan memproses hal-hal yang paling kita senangi,” ujar Berger. Untuk alasan itulah, kebanyakan brand ingin menampilkan desain estetik yang simpel, yang mudah dicerna oleh masyarakat. Brand-brand ternama, seperti IKEA, IBM dan Coca Cola adalah sejumlah kecil brand yang menjadi penganut aturan ini. Setelah diperhatikan, “jarang sekali ada brand ikonik yang menerapkan lebih dari tiga paduan warna dalam logo perusahaannya,” ujar Berger.

Namun, kesederhanaan saja tentunya bukan jawaban tunggal. Percuma memiliki desain logo yang sederhana, apabila tidak bisa diadaptasikan dengan mudah ke berbagai media. Jika Anda ingin mempelajari lebih jauh mengenai desain logo yang mudah diadaptasikan, mungkin artikel ini bisa membantu.

 

 2. Konsistensi

2-brand-consistency

Logo Anda berfungsi sebagai alat untuk mengkomunikasikan brand Andakepada publik, jadi pastikan desain logo yang Anda terapkan konsisten dengan keseluruhan pesan yang ingin Anda kirimkan kepada masyarakat, karenakonsistensi dalam sebuah desain logo mutlak dibutuhkan demi kelangsungan perusahaan. Lagi-lagi, marilah kita pelajari desain logo Apple dengan lebih seksama. Beberapa dekade yang lalu, menurut Berger, “warna-warni pelangi sering diasosiasikan dengan sifat bebas dan easygoing,” namun sekarang sudah berbeda. Jadi, jika dulunya logo Apple mengaplikasikan warna-warni pelangi untuk memberikan kesan semangat bebas sebuah perusahaan pemula yang berusaha menantang perusahaan-perusahaan teknologi raksasa yang tenang dan serius, posisi perusahaan Apple saat ini yang bercokol sebagai salah satu perusahaan terkemuka di dunia membuatnya harus mengganti logonya dengan desain yang lebih manis dan futuristik – sesuai dengan desain logonya saat ini.

apple ibm
Logo Apple VS Logo IBM

Di saat bersamaan, desain logo Apple cenderung lebih “ringan” dan “bersahabat”, jika dibandingkan dengan desain logo IBM “yang lebih gelap dan seperti berprasangka”, ujar Berger. “Ini membuktikan bahwa desain logo Apple masih konsisten dengan pesan yang ingin mereka sampaikan, bahwa mereka adalah perusahaan teknologi, namun teknologi yang lebih bersahabat, teknologi yang mudah untuk digunakan.” Jadi, jika Anda berminat untuk membuka sebuah perusahaan baru, saran dari Berger, Anda harus memutar otak Anda lebih keras untuk menemukan karakteristik kunci dari perusahaan Anda, dan bagaimana Anda bisa menyampaikan hal itu dalam desain logo perusahaan Anda.

 

 3. Mudah diingat

boy_cl

Kemudahan untuk diingat adalah kualitas yang menjadikan desain logo Anda mudah untuk tersimpan dalam benak masyarakat, yang secara tidak langsung akan berdampak pada meningkatnya konsumen dengan pembelian berulang, dan promosi dari mulut ke mulut, ujar Berger. Desain logo Anda haruslah “membantu publik mengingat eksistensi Anda, dan apa pesan yang ingin Anda bawa ke tengah masyarakat,” demikian ujar Berger.

Kesederhanaan biasanya membuat logo Anda semakin mudah untuk diingat, namun lucunya “sedikit keanehan atau hal-hal yang nyeleneh” akan ingatan orang semakin lekat, menurut Berger. Jika saja logo Apple menampilkan buah apel yang utuh, dan belum tergigit, ujarnya, “mungkin publik akan lebih mudah mengenali, namun memorinya juga akan lebih mudah lepas, karena desainnya terlihat sama dengan jutaan hal lain yang sering Anda jumpai.” Berikan sentuhan-sentuhan kecil yang berbeda atau tak terduga ke dalam desain logo Anda untuk membuatnya berdiri sendiri di tengah keramaian.

 

 4. Unik

5hcg9mkiKeunikan dari sebuah logo adalah apa yang membuatnya “layak untuk diingat dan diperbincangkan”, mampu menembus keramaian industri dan langsung menggapai hati dan pikiran konsumen Anda, ujar Berger. TalentBin, sebuah mesin pencari yang membantu perusahaan dalam hal akuisisi SDM, memiliki logo yang pas dijadikan contoh untuk atribut yang satu ini. Logo perusahaannya bergaya kartun lucu, yang menampilkan tupai ungu yang sedang mengendarai seekor unicorn. Mungkin bagi Anda desain logo mereka sangat konyol, namun di balik itu semua tersimpan sebuah pesan yang spesifik. “Dalam industri pencarian bakat, ‘tupai ungu’ menggambarkan tipe SDM yang sangat sulit ditemukan,” ujar Berger. “Dengan menambahkan elemen tupai ungu di dalam logonya, TalentBin ingin menunjukkan bahwa mereka ‘orang dalam’, bahwa mereka paham kultur dari industri itu sendiri.”

Si tupai ungu memang bukan logo utama TalentBin, namun ia seringkali tampil secara internal, dalam berbagai konferensi, dan pada materi promosi yang ditujukan bagi kalangan yang bergelut dalam dunia headhunting juga. “Jika Anda sudah mempunyai brand yang dikenal luas oleh masyarakat, Anda mungkin tidak akan berpikir untuk memiliki sebuah logo yang nyeleneh,” ujar Berger. “Namun, jika Anda masih tergolong perusahaan pemula, Anda perlu lebih berani mengambil risiko.”

 

5. Uji pasar

Pada akhirnya, jangan hanya percaya pada intuisi Anda sendiri saat mendesain sebuah logo, demikian dituturkan Berger. Lakukanlah riset pasar. Satu cara untuk menguji sejumlah desain logo adalah dengan membuat survei di lembaga-lembaga yang menyediakannya, seperti di Mechanical Turk dari Amazon. “Hanya dengan modal yang cukup rendah, sekitar $10 saja (atau sekitar Rp 100.000,-), pemilik bisnis dapat membuat studi kasus, dan dalam hitungan hari mendapatkan umpan balik dari banyak orang mengenai seberapa keras atau ringan, cepat atau lambat, persepsi yang ditangkap orang mengenai desain logonya,” ujar Berger. Kuncinya adalah, jangan berasumsi bahwa desain logo yang Anda buat sudah luar biasa. Sebelum Anda menerapkannya di berbagai materi promosi dan identitas perusahaan, ada baiknya Anda mengumpulkan umpan balik dari berbagai sumber independen mengenai apakah pesan yang ingin Anda sampaikan telah dapat dikomunikasikan dengan tepat melalui desain logo Anda.

Tentu saja, kriteria sebuah logo yang baik tidak berakhir pada lima atribut di atas saja. Bahkan, sebelumnya Sribu pun sudah pernah mengulas mengenaitips-tips membuat desain logo yang efektif. Jika Anda masih ingin mengetahui lebih jauh mengenai desain logo yang baik, bagaimana jika Anda berkunjung ke laman portfolio Sribu.com? Di sana, Anda bisa menemukan showcase desain logo yang pernah dibuat melalui Sribu. Barangkali, hal itu bisa menginspirasi Anda saat Anda ingin membuat desain logo baru untuk perusahaan Anda.

startup-495x355

Membesarkan Startup

Untuk meningkatkan startup tentunya membutuhkan strategi yang khusus. Jangan sampai langkah yang Anda kira baik, adalah langkah yang paling buruk. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan jika Anda ingin membesarkan startup Anda.

1.    Tumbuhkan Perusahaan Anda Tanpa Banyak Karyawan

1680674-poster-1280-can-a-motivated-group-of-people-change-the-way-market-systems-work-for-the-better

Anda harus memikirkan apakah perusahaan Anda memerlukan karyawan tertentu atau tidak. Saat Anda menginginkan adanya tim khusus, Anda tidak boleh hanya memikirkan sisi baiknya saja seperti akan mendapatkan keuntungan yang banyak. Tetapi dengan startup dengan memiliki tim tim khusus, hal itu akan membuat Anda kehabisan uang juga karena mereka tentunya memiliki gaji yang sangat besar.

2.    Otomatiskan Apa Yang Bisa Diotomatiskan

2009-mazda-mazda3-5dr-hb-man-s-sport-gear-shift_100256456_l

Anda bisa membuat versi yang lebih baik dari yang Anda dapat gunakan dalam rumah dan menawarkannya kepada semua orang. Pada dasarnya, Anda hanya beralih dari model layanan untuk model produk. Walaupun Anda masih memiliki beberapa klien yang membutuhkan, tetapi sebagian besar pengguna Anda akan menggunakan apa yang telah Anda buat. Model otomatisasi memungkinkan Anda untuk melayani beratus atau bahkan beribu pengguna hanya dengan beberapa karyawan.

3.    Rubah Pemasaran Outbound Menjadi Inbound

INBOUNDOUTBOUND

Tidak setiap perusahaan mampu untuk memiliki tim Outbound, karena untuk membuat tim tersebut diperlukan uang yang sangat banyak. Sebaliknya, Anda harus berpikir tentang bgaimana Anda dapat membawa pelanggan kepada Anda daripada harus mengejar mereka. Dengan adanya tim pemasaran dengan konten kecil tapi berdedikasi baik, menjadi cara yang lebih hemat daripada menghabiskan uang untuk iklan.

4.    Pertimbangkan Kemungkinan Waralaba

franchise-financing1

Jika Anda berfokus pada ide Anda, dan memikirkannya dengan baik, Anda akan menjalankannya tanpa harus mengelola karyawan yang diperlukan untuk menjalankannya. Anda bisa mempertimbangkan adanya waralaba. Karena dengan waralaba, anda dapat meminimkan pencarian karyawan atau bahkan penggajian karyawan.

Jika Anda memikirkan startup dengan baik, Anda akan lebih mungkin untuk mengembangkan perusahaan Anda tanpa adanya hambatan besar. Dan jika tidak, Anda akan cenderung harus meninggalkan pelanggan yang membantu Anda sukses diawal.

ukm-tempo

Penyebab Gagalnya UKM

Semakin banyaknya pelaku usaha kecil menengah membuat persaingan usaha juga semakin ketat. Hal itu tentu saja kerap membuat para pengusaha kecil dan menengah beresiko mengalami kegagalan. Terlebih lagi jika dalam memulai sebuah usaha, seorang pengusaha terlalu tergesa-gesa dan tanpa adanya perhitungan yang matang.

Sering sekali kita mendengar para pelaku usaha yang menyatakan bahwa memulai usaha itu dapat dikatakan gampang-gampang susah. Kegagalan merupakan sebuah resiko terbesar yang harus dihadapi oleh para pelaku usaha, apalagi pelaku usaha yang masih pemula. Suatu persaingan bisnis, manajemen internal perusahaan dan sebagainya dapat menjadi salah satu faktor kegagalan dalam sebuah usaha.

Faktor-faktor berikut ini penting untuk diperhatikan para pelaku usaha yang baru memulai usahanya.

Pertama, sikap pengusaha. Sikap seorang pelaku usaha yang keras kepala, paranoid, tidak mau berhadapan dengan konflik dan juga resiko, perfeksionis dan merasa bahwa dirinya paling benar sendiri sering membuat mereka tidak mau menerima ide, saran atau masukan dari orang lain terlebih lagi bawahannya. Hal itulah yang bisa memicu terjadinya sebuah kegagalan dalam usaha.

Kedua, disfungsi manajemen. Kurangnya fokus, perencanaan, visi, standar dan lain sebagainya yang berkaitan dengan manajemen usaha, ditambah lagi dengan kurangnya kerjasama yang baik dengan mitra kerja juga bisa menjadi penyebab dari kegagalan sebuah usaha.

Ketiga, operasional tidak efisien. Banyaknya pengeluaran yang digunakan untuk sewa, tenaga kerja, bahan produksi dan ditambah lagi dengan karyawan yang kurang ulet serta tidak mampu melakukan negosiasi (dalam konteks yang bisa menguntungkan perusahaan) akan menyebabkan perusahaan menjadi tidak kompetitif dan mengalami kegagalan.

Keempat, akuntansi buruk. Seorang pengusaha yang tidak dapat mengontrol bisnisnya apalagi tidak memiliki data keuangan juga tidak menutup kemungkinan mengalami kegagalan. Kesalahan yang umum terjadi yaitu para pelaku usaha yang menyewa para akuntan luar untuk melakukan perhitungan pajak serta mengawasi keuangan, padahal pekerjaan seperti itu seharusnya dikerjakan oleh bagian kepala keuangan.

Kelima, kekurangan uang cash. Hal buruk yang bisa saja terjadi pada usaha kecil Anda adalah kehilangan pelanggan serta karyawan yang berpotensi, datangnya kompetitor baru dan tuntutan hukum yang bisa saja dialami oleh pengusaha manapun yang dapat mengakibatkan tekanan pada keuangan usaha. Hal itu yang bisa membuat perusahaan menjadi kesulitan dalam proses recovery jika perusahaan harus berhutang uang cash dengan jumlah yang cukup signifikan.

Keenam, pertumbuhan usaha yang tidak terkontrol. Terlalu luas berekspansi mungkin menjadi salah satu penyebab kegagalan yang ironis. Ekspansi yang gagal bisa disebabkan oleh kesalahan dalam memilih pasar yang ternyata tidak menguntungkan. Selain itu, terlalu banyak meminjam uang untuk mempertahankan pertumbuhan pada tingkatan tertentu juga menjadi penyebab sebuah kegagalan usaha.

Ketujuh, penurunan pasar. Jenis usaha seperti toko buku, percetakan, toko musik dan usaha kecil lainnya yang berhubungan dengan perubahan teknologi, permintaan pasar serta kompetisi dari perusahaan yang besar dengan daya beli yang besar pula merupakan beberapa jenis usaha yang sangat rentan mengalami penurunan pasar dan mengalami kegagalan.

Beberapa penyebab kegagalan usaha tersebut harus sering dilakukan evaluasi agar bisa segera diatasi. Namun, yang harus tetap dipahami yaitu titik berat usaha pada proses produksi dan pemasaran. Meskipun pengusaha harus tetap peka terhadap faktor-faktor lain yang sering terabaikan.

unnamed

Tips Sukses Memulai Usaha

“Lebih baik jadi kepala semut daripada ekor gajah.”

Begitu dalih para pengusaha. Berwirausaha memang sangat menggoda. Dengan sikap yang tepat, sukses bukan cuma impian. Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.

Ciri Jiwa Entrepreneur

Banyak sekali artikel yang menulis mengenai entrepreneurship dan menyatakan bahwa tidak semua orang dapat menjadi seorang entrepreneur.  Mereka pada umumnya mengatakan bahwa entrepreneur yang sukses adalah mereka yang mempunyai jiwa pekerja keras, tekun, memiliki keyakinan yang kuat dan juga disiplin.

Hal itu memang benar, namun selain faktor tersebut, seorang yang memiliki jiwa entrepreneur juga dapat dilihat dari tanda-tanda tertentu yang terjadi dalam diri mereka.

Orang-orang sukses seperti Henry Ford, Oprah, dan juga Steve Jobs tidak hanya mencapai kesuksesan mereka hanya dengan ketekunan, namun ada kondisi tertentu yang membuat mereka menjadi sukses sekarang ini.

Berikut ini akan kami berikan 10 tanda-tanda yang dapat anda rasakan dan memperlihatkan bahwa anda adalah seorang calon entrepreneur yang sukses:

 

1. Benci Terhadap Ketidakjelasan

Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengenai sesuatu hal yang anda kerjakan, dan mengapa anda melakukan hal tersebut. Anda mungkin tidak akan melakukan sebuah pekerjaan jika tidak mendapat penjelasan tentang apa yang akan kerjakan. Anda bukanlah robot yang hanya disuruh-suruh untuk melakukan sesuatu hal tanpa mengetahui alasan dibalik mengapa anda harus melakukan hal tersebut. Jika anda bukan robot maka anda adalah seorang entrepreneur.

 

2. Mudah Bosan

Anda merasa bahwa diri anda mudah bosan terhadap sesuatu yang anda kerjakan, dan membuat anda merasa bahwa itu adalah sebuah masalah. Sebenarnya tidak ada yang salah jika anda merasa bosan dengan aktivitas yang tidak menantang bagi anda dan hanya melakukan aktifitas yang sama setiap waktu. Inilah alasan Bill Gates drop out dari kuliah dan memilih untuk mengembangkan Windows, karena dia mudah bosan.

 

3. Dipecat dari Pekerjaan

Anda dipecat dari pekerjaan anda karena anda terlalu kreatif dan merasa ingin melakukan sebuah perubahan bagi diri anda sendiri dan bagi orang lain. Dengan terbebasnya anda dari pekerjaan anda yang  melarang anda untuk kreatif, maka anda dapat mengubah kreativitas anda tersebut dengan menjadi seorang entrepreneur.

 

4. Dicap sebagai Pemberontak

Anda ingin melakukan sebuah perubahan namun anda malah dituduh sebagai pemberontak dalam perusahaan tempat dimana anda bekerja. Keluarlah dari pekerjaan anda, wujudkan ide anda tersebut, dan tunjukan kepada mereka bahwa pemberontakan anda mampu membuat anda menjadi seorang entrepreneur sukses.

 

5. Siap untuk Membuat Sesuatu Menjadi Lebih Baik

Anda selalu melihat bahwa diri anda mampu membuat sesuatu menjadi lebih baik. Anda selalu ingin memberikan pendapat anda kepada orang lain untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

 

6. Masa Muda Anda Penuh Intimidasi

Anda mungkin sering dikritik dan bahkan diintimidasi saat anda masih kecil atau remaja. Mungkin inilah waktu bagi anda bahwa anda mampu berbuat lebih dari apa yang mereka katakan dan menunjukan kekuatan anda yang sebenarnya.

 

7. Obsesif

Anda adalah orang yang obsesif karena anda sulit untuk melepaskan sesuatu yang telah anda mulai. Jangan biarkan orang lain meyakinkan anda bahwa ini adalah sebuah kegagalan yang akan membuat hidup anda menderita. Semua entrepreneur sukses selalu ketagihan dan tenggelam dalam sesuatu yang telah mereka mulai. Howard Schultz sangat obsesif dengan Starbucks yang dia mulai, walaupun semua keluarganya menentang dia untuk mengembangkan Starbucks.

 

8. Takut untuk Bertindak Sendirian

Jiwa entrepreneur di dalam diri anda takut untuk keluar dan menunjukan dirinya jika anda tidak berani untuk memulainya. Anda mungkin takut untuk mengambil resiko untuk menjadi entrepreneur karena terlalu beresiko. Jika anda takut, maka tidak dapat menunjukan sisi entrepreneur anda, dan justru akan mematikan jiwa tersebut. Anda pun baru akan menyesal dikemudian hari karena ketakutan ini.

 

9. Dihantui dengan Mimpi Anda

Anda mempunyai ide namun anda takut untuk melakukan. Perlu diketahui bahwa ide tersebut tidak akan pernah hilang, dan akan menghantui anda. Bahkan bisa saja ide tersebut mengganggu fokus anda dalam pekerjaan anda. Anda tinggal memilih, mewujudkannya atau malah mematikan ide tersebut.

 

10. Tidak Suka Sesuatu yang Biasa

Anda tidak suka dengan hal yang biasa saja. Anda tidak suka menjadi orang normal. Entrepreneur sukses diluar sana adalah orang-orang yang tidak suka menjadi orang normal, karena mereka memilih untuk mengorbankan seluruh hidupnya untuk mewujudkan ide gila mereka.

 

Adakah tanda-tanda tersebut dalam diri Anda?

– Dikutip dari yukbisnis –

Ragam Email Marketing

Email marketing Adalah salah pintu masuk bagi calong pelanggan Anda sebelum membeli produk Anda. Selain itu, email marketing dapat membantu untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan Anda. Hubungan baik yang terjalin, bisa membuat pelanggan Anda membeli produk Anda secara berulang-ulang. Pertanyaanya bagaiamana memulai untuk melakukan strategi email marketing ? jawabanya ialah dengan mengenali jenis-jenis email marketing agar cara promosi Anda tepat. Berikut ini 6 jenis email marekting yang harus Anda tahu.

NEWSLETTER

Sebelum memutuskan untuk menggunakan newsletter dalam strategi pemasaran Anda, Anda harus terlebih dahulu menentukan tujuan Anda. Apa yang  menjadi tujuan utama Anda dalam email newsletter. Contohnya : Anda membuat newsletter agar semakin banyak orang membeli produk  Anda dan brand Anda semakin terkenal. Email jenis ini memiliki 3 keunggulan dalam melakukan pemasaran.

Pertama, Dengan isi yang informatif membuat email Anda dinilai positif oleh pelanggan Anda. Kedua, Anda bisa membuat orang mengujungi blog Atau website toko online Anda dari link newsletter yang Anda buat. Ketiga, Dengan newsletter Anda bisa memberikan informasi terbaru mengenai bisnis Anda misalnya diskon, pengumuman, survei dll. Kelemahanya, email jenis ini jauh lebih rumit dalam pembuatan desain emailnya agar sesuai dengan tujuan Anda.

 

DIGEST EMAIL

Digest email jenis ini berisi kumpulan link populer dari Artikel atau produk toko online. Email jenis ini sering digunakan oleh agen kontes. Cotohnya : Saya bergabung di salah satu kontes desain logo di sebuah website, setiap minggu website tersebut mengirimkan saya email tentang kontes yang sedang berjalan pada website tersebut.

 

EMAIL KHUSUS

Email jenis ini juga dikenal sebagai email yang berdiri sendiri, karena hanya mengandung satu informasi tertentu dan menggunakan alamat email yang berbeda. Misalnya, Anda bisa mengirimkan email undangan untuk bergabung di grup facebook BELAJAR INBOUND MARKETING dengan menggunakan email pribadi Anda. Keunggulan email jenis ini, pertama meningkatkan jumlah orang yang di ajak untuk bergabung dalam sebuah promosi karena hanya satu penawaran. Kedua, mudah di ukur hasil dari email marketing yang Anda buat. Kelemahanya tidak adanya jadwal teratur dan perbedaan alamat email pengirim membuat orang enggan untuk membuka email.

 

EMAIL UNTUK LEADS ATAU FOLLOW-UP

Email ini merupakan serangkaian email yang dikirimkan ke pelanggan dengan konten yang informatif. Email jenis ini memiliki manfaat untuk menjaga agar pelanggan email Anda setia. Keunggulan email jenis ini, sangat dinantikan oleh pelanggan Anda karena didalamnya terdapat informasi yang pelanggan Anda butuhkan. kelemahan bila tidak di segmentasi bisa membuat pelanggan Anda lari.

Misalnya Anda pemilik sebuah website tantang pengusaha internet. Kemudian ada seseorang yang memberikan kontak emailnya untuk mendownload e-book Tentang email marekting. Artinya orang ini suka dengan email marketing, kemudian karena website Anda menyajikan informasi seputar pengusaha internet tentu ada materi motivasi. Bila Anda mengirimkan materi motivasi kepada orang yang hanya tertarik denganemail marketing bisa jadi orang itu akan berhenti untuk menerima email yang Anda kirimkan.

 

SPONSORSHIP EMAIL

Jika Anda ingin menjangkau khalayak yang sama sekali baru dan menghasilkan calon pelanggan baru, Anda mungkin ingin mencoba email sponsorship. Dalam email sponsorship, Anda membayar untuk dimasukkan salinan dalam newsletter vendor lain. Keuntungan terbesar dari email sponsorship adalah bahwa mereka sangat ditargetkan, memungkinkan Anda untuk lebih spesifik dalam menentukan segmen yang ingin Anda jangkau. kelemahanya Anda harus membayar untuk mengirimkan email jenis ini.

 

EMAIL TRANSAKSIONAL

Email transaksional adalah pesan yang bisa dipicu oleh tindakan tertentu  telah diambil, yang memungkinkan mereka untuk menyelesaikan tindakan itu. Misalnya, jika Anda mendaftar untuk webinar, Anda akan mengisi formulir dan kemudian menerima transaksional (terima kasih) email yang menyediakan Anda dengan informasi login agar bisa bergabung. Email transaksional juga pesan yang Anda terima dari toko online seperti Yubistore yang mengkonfirmasi pesanan Anda dan memberikan informasi pengiriman dan rincian lainnya.

Keuntungan terbesar dari email transaksional meningkatkan jumlah pageview. Sayangnya, salah satu kelemahan email transaksional adalah bahwa mereka dapat menjadi penghalang untuk menjadi pelanggan Anda. Kadang-kadang orang akan pergi setelah menekan tombol beli, karena harus menjadi anggota untuk berbelanja. Tetapi Anda bisa menyiasatinya dengan membuat pilihan untuk langsung belanja, Contohnya Yubistore, Anda bisa langsung belanja tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu.

Anda tertarik untuk menggunakan email jenis Apa ? Saya sarankan untuk menggunakan jenis newsletter, karena email jenis efektif untuk meningkatkan penjualan. -Yukbisnis-

Dahsyatnya Logo bagi Usaha

Logo adalah aspek penting dari bisnis pemasaran. Sebagai representasi grafis utama bisnis, desain logo yang baik menjangkari brand bisnis Anda dan menjadi satu-satunya manifestasi paling nyata dari bisnis dalam target market. Untuk alasan ini, logo yang dirancang dengan baik merupakan bagian penting dari strategi pemasaran secara keseluruhan setiap bisnis.

Tujuan
Logo sebuah brand dimaksudkan untuk menjadi “wajah” dari sebuah bisnis. Mereka adalah perwujudan tampilan grafis dari keunikan identitas sebuah usaha. Melalui warna, font dan gambar, Desain Logo yang baik memberikan informasi penting tentang perusahaan yang memungkinkan pelanggan untuk mengidentifikasi dengan merek inti dari sebuah bisnis. Logo juga merupakan cara singkat untuk mengacu pada usaha Anda dalam sebuah iklan dan marketing, logo juga menyediakan titik pondasi untuk berbagai font, warna dan pilihan desain di semua materi pemasaran bisnis lainnya.

Prinsip Desain
Desain logo yang baik harus unik dan dipahami calon pelanggan Anda. Meskipun ada pilihan segudang untuk warna, elemen visual dan tipografi, pada umumnya logo akan membantu menyampaikan beberapa informasi tentang usaha Anda, atau dirancang dengan memberikan makna usaha maupun industri Anda. Sebagai contoh, perusahaan mutakhir dan perusahaan teknologi cenderung memiliki logo menyudut untuk menyampaikan kecepatan, sementara perusahaan berorientasi layanan memiliki logo yang cenderung rounded untuk menyediakan sense dari sebuah pelayanan dan rasa kepercayaan.

Brand Identity
Logo adalah Jendral dari komponen identitas visual sebuah brand secara keseluruhan. Logo muncul pada alat tulis, website, kartu nama dan iklan. Untuk itu, sebuah logo yang dirancang dengan baik dapat memberikan kontribusi bagi keberhasilan bisnis, sementara logo standar dapat menyiratkan keamatiran dan mematikan calon pelanggan. Namun, logo harus berpadu dengan baik dengan aspek lain dari representasi visual atau elemen grafis dari bisnis Anda. Tidak ada logo yang meskipun didesain dengan baik, dapat terlihat baik pula saat dikelilingi oleh elemen grafis bertentangan atau font tidak konsisten. Inilah sebabnya mengapa logo adalah unit dasar dari sebuah identitas brand yang lebih besar mencakup corporate font, warna dan pedoman dokumen-desain.

Return on Investment
Sebagai konsumen yang tumbuh untuk mengetahui, menyukai dan mempercayai brand tertentu, mereka lebih cenderung untuk merespon secara positif pertemuan berturut-turut dengan logo – berpotensi menyebabkan kenaikan penjualan atau peningkatan mind share dalam target market. Selain itu, desain logo yang baik menyiratkan tingkat profesionalisme dan kompetensi yang dapat membantu mengarahkan calon klien dalam memilih bisnis yang dituju daripada kompetitor yang tidak memiliki logo atau logo dengan kualitas di bawah standar.

Kesalahan Umum
Usaha Kecil dan Menengah sering bermain cepat dan terkesan tidak peduli dengan sebuah logo, tidak terlalu mementingkan ukuran standar untuk mereka dan seringkali berkutat dengan material material berupa clipart yang bersifat instan. UKM juga menghindari hal hal yang menciptakan kembali logo yang telah mereka desain untuk tujuan tertentu (misalnya, kop surat dan kartu nama) atau memiliki versi yang “sama-tapi-tidak-sama” untuk tujuan cetak dan online.

Inovasi Tidak Harus Mahal

Sebuah inovasi ternyata bisa tercipta dari hal-hal kecil di sekitar kita. Misalnya saja tanpa sengaja kita menemukan tumbuhan jamur di kebun kita. Bagi sebagian orang mungkin jamur malah dianggap tumbuhan liar. Tapi ada juga sebagian orang jamur tersebut diolah menjadi makanan, keripik misalnya. Ini bisa menjadi suatu bisnis. Tapi banyak orang beranggapan bahwa memulai usaha dimulai dengan modal yang besar. Untuk kasus ini kita tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Tapi bagaimana cara mengemasnya agar menarik adalah PR yang sulit bagi sebagian orang. Di dalam pengemasan tentunya ada lambang/logo suatu produk sebagai ciri khas. Tanpa itu orang bisa saja mengklaim atau menurunkan pamor produk kita di pasaran. Aduh, tapi berapa ya biaya yang dibutuhkan untuk membuat dan mendesain logo/brand? Mahal?? Jawaban saya, Tidak. Ya tidak mahal, hanya dengan minimal 250,000 kita sudah bisa mempunyai suatu logo/brand dagangan kita. Menarik bukan?? Merdeka Studio bisa membantu Anda menyelesaikan masalah tersebut.

Bisnis adalah Seni

Menjalankan bisnis dapat dikatakan sebagai bagian dari seni dalam kehidupan Kita. Aktifitas yang melibatkan otak kuadran kanan untuk mengatur dan mengembangkannya. Karena bisnis adalah seni, maka seorang pengelola bisnis tidak bisa berhitung hitung secara sistematis layaknya otak kiri.

Beda Saja Tak Cukup

Banyak perusahaan yang mengklaim produknya unik atau berbeda dengan yang lain. Sebenarnya sedikit susah untuk membedakan kedua kata sifat tersebut. Pasalnya kedua kata tersebut tidak bisa diukur secara pasti.
Untuk mengetahui apakah produk Anda unik,cobalah menyelesaikan kalimat ini:

“Kami adalah satu-satunya perusahaan yang ……………”

Sudah terjawabkah? Belum. Masih ada pertanyaan berikut yang harus dijawab:

“So what gitu loh?” atau “Who cares?”

Sebagai contoh:
– Minimarket Anda adalah satu-satunya yang buka 24-jam di kota Anda. Nah ini bukan hanya unik tapi bisa menjadi nilai tambah yang sangat bagus.

– Restoran Anda satu-satunya yang semua perabotatannya berwarna biru. Ini tentu sangat unik, tapi belum tentu menjadikan orang untuk makan di restoran Anda.

Jadi intinya semua adalah “Bukan Asal BEDA, tapi Uniklah dan Berikan Nilai Tambah”