Produk Penetrasi

Menjual suatu produk/merek yang belum dikenal pelanggan, tentu lebih sulit dibanding menjual produk yang jelas-jelas dicari pelanggan.

Jangan katakan produk Anda bagus, jika melirik produk Anda pun mereka enggan. Buatlah mereka masuk ke lingkaran Anda lebih dahulu, baru kemudian persuasi untuk mencoba produk/merek lainnya. Caranya?

Juallah Produk yang jelas-jelas banyak dibutuhkan dan diketahui harganya oleh konsumen Anda denganHARGA DISKON. Misal, hypermarket menggunakan minyak, daging, sebagai PRODUK PENETRASI (‘gula’), agar ‘semut’ berdatangan. Setelah itu baru tawarkan lainnya..

Jika produk Anda bukan kebutuhan pokok, seperti fashion dengan merek yang belum dikenal, gunakanlah merek-merek terkenal sebagai PRODUK PENETRASI >> dengan HARGA MIRING. Bukan cari untung di merek tersebut, tapi hanya sebagai strategi untuk menarik ‘semut‘ datang.

Dalam kasus produk penetrasi, lebih baik jual rugi atau gak untung (impas) untuk menkonversi pelanggan baru, daripada membuang uang untuk promosi yang belum tentu efektif menkonversi pelanggan. Anggaplah sebagai biaya promosi.

Yang perlu diperhatikan dalam memilih PRODUK (atau merek) PENETRASI: Pertama, harus serupa dengan target pasar produk Anda..!! Kedua, jangan terburu-buru menawarkan merek ‘asing’, jika mereka belum benar-benar ‘trust‘ kepada (institusi) Anda.

 

Syarat Produk Penetrasi:

  1. Dicari-cari konsumen.
  2. Harga lebih miring dari pasaran.
  3. Sesuai dengan target pasar.

Strategi ini juga berlaku untuk membuka Saluran Distribusi bagi merek yang belum dikenal. Selamat mencoba..

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply