Jadi Desainer Grafis yang Anti Krisis Inspirasi dengan 10 Tips ini

 

Profesi desain grafis selalu di tuntut untuk terus berkembang kreatif, meskipun dalam kondisi tidak baik mereka tetap harus profesional. Jadi untuk bisa menjadi desainer grafis yang terbaik, kita harus terus mengembangkan kemampuan. Mengembangkan kreativitas bisa dari diri sendiri. Oleh karena itu, kita akan berbagi 10 cara mengembangkan kreativitas desainer grafis.

 

 

Tips Terbaik Anti Krisis Inspirasi ala Merdeka Studio

 

  1. Jadilah kolektor

Saat sedang berjalan-jalan dan menemukan hal-hal yang sekiranya akan meningkatkan kreativitas, bawa pulang benda tersebut dan kumpulkan beberapa poster serta brosur yang kalian miliki ke dalam satu file. Ketika mengalami krisis inspirasi, kita bisa melihat file tersebut untuk mendapat inspirasi segar.

 

  1. Perbanyak baca buku

Selain mengoleksi brosur dan poster, sebaiknya juga memiliki koleksi buku terutama untuk buku desain grafis. Semakin banyak buku yang di baca, maka akan semakin banyak ilmu di dapat, karena buku bisa menjadi jendela dunia. Oleh karena itu, biasakan membaca buku mengenai desain, setidaknya 1 buku dalam waktu satu bulan untuk meningkatkan referensi.

 

  1. Membuat blog atau web desain

Setelah memahami desain grafis, cobalah sering-sering membuat blog atau web desain milik pribadi. Selain menjadi media untuk latihan dan meningkatkan analisis dalam melakukan pekerjaan, media ini bisa juga menjadi portofolio mengenai kinerja kita. Pasalnya tidak menutup kemungkinan sebuah perusahaan membuat blog atau web dan merasa tertarik dengan karya tersebut.

 

  1. Ikut komunitas desain grafis

Sebagai seorang desain grafis pemula atau freelance, sudah menjadi wajib hukumnya untuk mengikuti komunitas desain, sebab kita pastilah akan selalu update mengenai dunia desain. Disamping itu, kita juga akan mendapat pelajaran berupa kritik serta tidak menutup kemungkinan bisa mendapat informasi sebuah pekerjaan bukan?

 

  1. Membuat proyek pura-pura

Membuat proyek pura-pura seperti menampilkan brand palsu yang ditujukan kepada sebuah perusahaan dengan membuat brosur, desain logo, dan website atau blog. Hal ini akan bisa menjadi latihan, sehingga tidak memiliki keterbatasan dalam kreativitas.

 

  1. Desain ulang milik orang lain

Jika mengalami kesulitan untuk membuat proyek pura-pura, cobalah mendesain ulang hasil proyek orang lain. Cara ini akan membuat kalian lebih peka dengan kekurangan dari orang yang mengerjakan sebelumnya, sehingga tahu hal apa untuk dilakukan supaya tampil lebih baik. Coba untuk tetap menggunakan metode ATM, Amati Tiru dan Modifikasi.

 

  1. Mengikuti seminar desain

Belajar tidak hanya melalui sebuah buku atau bersama teman, tetapi sempatkan waktu untuk mengikuti sebuah seminar tentang desain grafis. Pada seminar tersebut, pasti kita akan mendapat sebuah ilmu baru, terlebih bila pengisinya seorang desain grafis profesional.

 

  1. Sosialisasi bersama pecinta desain grafis

Mengikuti sebuah komunitas tidaklah cukup, setelah ikut dalam sebuah seminar tentu akan mendapat tambahan relasi. Nah, sosialisasi dengan mereka karena semakin luas jaringan, maka akan semakin tinggi keterampilan kita.

 

  1. Mengikuti kelas desain

Ikut dalam kelas desain akan memberi ilmu baru. Jika tidak bisa mengikuti kelas dengan full time, bisa mengikuti kelas paruh waktu, sehingga tidak butuh waktu lama untuk bisa menjadi seorang desain grafis professional.

 

  1. Traveling

Sediakan waktu dan dana untuk melakukan perjalanan, baik perjalanan keluar kota ataupun keluar negeri. Selama perjalanan, kita akan mendapat pelajaran dan pengalaman baru, sebab guru terbaik adalah sebuah pengalaman. Hal ini akan membuat pikiran lebih terbuka.

 

Itulah 10 tips untuk menjadi seorang desainer grafis profesional. Hal di atas tidak hanya untuk pemula, tetapi untuk kita juga yang sudah terjun dalam dunia desain yang tentunya tetap harus mengembangkan diri, sehingga bisa menjadi terbaik.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply