Jangan Remehkan Waktu Ya! 3 Hal Ini Bikin Kamu Nyesel Banget

Kerugian manajemen waktu yang buruk – Pepatah arab mengatakan “waktu layaknya pedang, apabila kamu tak dapat memotongnya, maka kamu yang akan terpotong”. Sebegitu berharganya waktu hingga diibaratkan bagai pedang. Begitulah kekuatan waktu, terus berdetik dan tak akan berhenti sampai batas tertentu. Manusia harus pandai mengatur waktu. Atau waktu yang akan mengatur manusia tersebut.

Kebanyakan orang yang pandai mengatur  waktu, pasti hidupnya terorganisir, dan rapi. Orang-orang yang sukses pasti pandai mengatur  waktu dalam hidupnya. Jadi, jika ingin menjadi orang sukses tentunya harus pandai mengatur waktu terlebih dahulu. Waktu memang sangat berharga. Tetapi, apa saja kerugian manajemen waktu yang buruk? Coba simak hal-hal berikut ini, dan jadikan renungan tentunya.

  1. Bingung

Bingung, berantakan, linglung, pasti dirasakan bagi orang yang tidak pandai mengatur waktu. Tidak bisa membedakan mana waktu yang tepat untuk mengerjakan sesuatu. Sehingga mengganggu aktivititas lainnya. Sering sekali merasa tidak cukup waktu untuk mengerjakan hal yang semestinya dapat dilakukan saat itu juga.

  1. Pemalas

Kerugian manajemen waktu yang buruk paling sangat dirasakan membuat seseorang menjadi pemalas. Sering menunda-nunda pekerjaan sehingga menumpuk. Dan ketika jatuh tempo maka bingung untuk mendahulukan pekerjaan yang harus didahulukan.

Orang pemalas sangat tidak disukai oleh masyarakat. Perusahaan atau orang yang membutuhkan karyawan, pasti mendahulukan memilih orang yang rajin, royal, telaten, ulet dan cakap dalam kepribadian dan pekerjaan. Tidak hanya mendahulukan sekolahnya. Karena kepribadian dan sifat adalah yang lebih utama.

  1. Kehilangan kesempatan

Kesempatan emas tidak datang dua kali. Begitu banyak orang yang yang berkata demikian. Apabila seseorang sering bingung untuk mengatur waktu, sehingga menyebabkannya menjadi seorang pemalas. Ketika penyakit malas itu kambuh, dapat menghancurkan segala pekerjaan.

Contoh kecil, dalam perencanaan jadwal kuliah. Jika seseorang tidak bisa mengatur waktu dengan baik, maka dia akan memilih jadwal secara full day. Padahal jadwal itu bisa saja dibuat hanya empat hari. Sehingga waktu yang tersisa dapat digunakan untuk aktivitas bermanfaat lainnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply