Perhatikan 4 Poin Dalam Fotografi Agar Tampilan Produk Lebih Ciamik

Tampilan yang terasa ‘cantik’ diperlukan dalam branding. Tujuannya adalah menarik konsumen dengan menciptakan kesan sempurna melalui warna, simbol, gambar, foto, logo, dan seterusnya. Branding digunakan untuk membedakan suatu produk dengan produk lainnya. Keunikan dalam branding menjadi penting untuk menarik konsumen agar terus mengingat suatu produk.

Salah satu cara yang tepat untuk branding adalah melalui fotografi. Fotografi digunakan sebagai sarana promosi dengan menonjolkan kesan visual produk yang dikomersilkan. Fotografi berperan penting untuk mengirim pesan tanpa perlu membaca terlebih dahulu. Seringkali visual yang menarik lebih lama membekas di ingatan daripada deretan iklan yang dipenuhi kata-kata. Selain itu, fotografi memberikan informasi secara menyeluruh mengenai suatu produk dan menjadi penghubung antara isi dengan bentuk visualnya secara konkret.

Produk yang disentuh dengan fotografi oleh ahlinya tentu akan berbeda dengan yang dikerjakan secara asal. Berikut empat poin dalam fotografi yang perlu diperhatikan agar tampilan produk lebih ciamik.

  1. Buat konsep yang unik dari foto produkmu
    Konsep merupakan poin penting dalam foto suatu produk. Di sini kamu menceritakan produk yang ingin kamu sampaikan kepada konsumen melalui penempatan objek, latar background, dan properti yang digunakan.
  2. Perhatikan komposisi warna. Pilihlah warna yang senada.
    Warna mampu menciptakan nilai estetika dan memberi pesan dari suatu produk. Penggunaan warna yang tepat dapat menciptakan kesan yang kuat. Hal ini dapat membangkitkan emosi pada konsumen yang melihatnya. Selain itu warna dapat menjadi identitas produk. Sebagai contoh, facebook identik dengan warna biru atau coca cola dengan warna merahnya.
  3. Pengaturan cahaya, komposisi, dan editing yang tepat
    Fotografi produk memperhatikan cahaya untuk kebutuhan artistik yang menarik visual konsumen. Dalam mengambil gambar dapat menggunakan cahaya alami maupun buatan. Masing-masing memiliki keuntungan dan kelemahannya masing-masing. Tinggal kamu menyesuaikan produkmu akan lebih bernyawa dengan pencahayaan alami atau buatan.
    Komposisi yang digunakan dalam fotografi harus sesuai dengan warna produk. Penggunaan alat peraga, hiasan pemanis, dan latar belakang fotojangan sampai kontras dengan warna produkmu.
    Agar foto menarik perlu dilakukan pengeditan. Editing harus konsisten, tidak berlebihan, dan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Banyak aplikasi editing dewasa ini yang bisa kamu gunakan agar hasil fotomu terlihat menarik.
  4. Upload atau cetak sesuai dengan sasaran konsumen.
    Apabila media yang digunakan adalah digital, tidak ada perubahan berarti dari hasil editing akhir. Ini akan berbeda apabila kamu mencetaknya di media cetak seperti majalah, katalog produk, dan lain sebagainya. Jenis kertas dan kualitas tinta akan mempengaruhi tampilan produkmu. Bisa jadi kesan kuat yang ingin ditonjolkan tidak ditangkap konsumen karena warna tinta pudar. Sebelum publikasi secara massal, baiknya mengecek dahulu dalam beberapa copy untuk memastikan hasilnya maksimal.

Melihat trend sekarang ini yang mengutamakan tampilan visual, branding merek melalui fotografi sangatlah penting. Kebanyakan konsumen terbantu dengan fotografi produk sehingga lebih mudah melihat dan memilih produk yang diinginkan. Hal ini mempertegas pentingnya fotografi sebagai bagian dari branding

Kamu bisa memilih media digital maupun cetak untuk branding produkmu. Media yang dipilih sebaiknya mendukung kualitas dan konsistensi dari hasil foto. Sangat disayangkan apabila media yang kamu pilih bukannya menguatkan produkmu malah mengurangi nilai yang ingin ditonjolkan. Dan yang paling utama, media dan fotografi produk tersebut meningkatkan penjualan baik online maupun offline.  

Kalau kamu bingung untuk fotografi produk sekaligus branding, bisa kunjungi profile dan katalog Merdeka Studio. Sudah tak terhitung lagi client yang mempercayakan produknya pada kami. Tidak percaya? Yuk lihat apa kata mereka. Konsumen yang bicara, kami yang kerjakan.  

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply