Mau Bisnis Sukses? Ikuti 5 Tips Branding Ini, Dijamin Ampuh!

Coba renungkan baik-baik ya … kira-kira apa yang masyarakat pikirkan seandainya kita mem-branding suatu bisnis memakai cara yang biasa-biasa saja? Yup, dapat dipastikan bisnis yang dikembangkan akan sulit menarik perhatian masyarakat, lho …

Dampaknya, langsung merambah pada laba yang kita harapkan. Jangan sampai, deh, kita mengalami kerugian terus-menerus hingga mengalami kebangkrutan. Pasti hampir semua pelaku bisnis nggak menginginkan hal ini terjadi.

Oleh karena itu, tips branding sangat dibutuhkan banyak orang. Pasalnya, pebisnis sering melakukan kesalahan branding tanpa mereka sadari. Mungkin, kita juga melakukan salah satu kesalahan yang dimaksud. Lantas, kesalahan apa yang memengaruhi keberhasilan suatu branding, ya?

Kesalahan pertama adalah sembarangan memilih nama brand sebagai identitas. Padahal, brand selalu melekat pada perusahaan dan produk yang dijual.

Sekali kita salah memilih, brand tetap melekat sampai kapan pun hingga kita memutuskan memulai rebranding dari awal. Ingat, ya … rebranding nggak mudah dilakukan.

Kedua ialah visual yang biasa-biasa saja. Pepatah mengatakan bahwa cinta dimulai dari mata dan turun ke hati. Lalu, jika kita menyuguhkan visual yang nggak menarik, lantas bagaimana brand yang dikenalkan dapat diterima masyarakat?

Sebaiknya, siapkan visual baik-baik, ya … Entah untuk desain logo, desain kemasan, ataupun visual promosi. Jika kesulitan melakukannya, nggak ada salahnya menyewa jasa desain profesional sebagai investasi.

Kesalahan ketiga adalah kita nggak mengetahui apa-apa tentang calon konsumen sebagai target pasar.

Lantas, kita mau memasarkan produk bisnis pada siapa?

Apa kalian akan menjawab nggak tahu begitu saja? Atau berniat memasarkan produk ke semua orang? Kalau begitu, kita salah besar. Suatu produk lebih efektif jika memiliki target pasar yang ditentukan. Jadi, mari amati calon konsumen baik-baik. Intinya, jangan buang-buang waktu dan tenaga, deh ….

Kira-kira, apakah masih terdapat kesalahan pebisnis lainnya yang dilakukan, ya?

Jawabannya ialah masih. Kok bisa?

Mungkin, kita pernah promosi melalui media sosial yang kurang tepat, tidak mengamati perkembangan kompetitor, nggak mau repot-repot melakukan branding secara offline, hingga perihal keseimbangan antara branding dan kualitas produk yang nggak diperhatikan. Semua ini merupakan kesalahan-kesalahan fatal yang dilakukan pelaku bisnis.

Kalau begitu, kita benar-benar membutuhkan tips branding yang paling ampuh secepat mungkin.

Tujuannya agar orang-orang yang mau memulai hingga mereka yang mati-matian mengembangkan bisnis memperoleh keuntungan sesuai ekspektasi. Memangnya siapa yang mau rugi? Oleh karena itu, akan diulas 9 tips branding untuk menyukseskan bisnis kita.

Namun, tunggu dulu …

Sebelum memulai, mari kita pelajari soal pengertian branding terlebih dahulu.

Dalam bahasa Indonesia, kata branding berarti penjenamaan diri. Branding berasal dari kata dasar brand yang mempunyai arti merek. Dengan demikian, branding merupakan teknik pemasaran dengan memperkenalkan suatu brand ke masyarakat.

Branding ternyata juga memiliki beberapa unsur-unsur penting, seperti nama brand, logo, slogan tampilan visual, tokoh perusahaan, dan lain-lain. Apabila kita memenuhi unsur-unsur ini dengan baik, pastinya kesempatan mencapai keberhasilan akan semakin besar.

Wah …. kalau begitu kita harus bisa memenuhinya.

Selain itu, branding juga dibedakan berdasarkan jenis-jenisnya, ya …

Jenis branding di antaranya adalah branding produk agar konsumen memilih produk tertentu, branding personal untuk mengangkat nama seseorang, branding perusahaan untuk nama baik perusahaan, branding wilayah yang melibatkan lokasi tertentu, dan branding budaya. Semua jenis-jenis ini, sebaiknya mengikuti tips branding yang akan diulas.

Jadi … perhatikan tips ini baik-baik.

Jangan Lupa Mengidentifikasi Keunikan Produk yang Dipasarkan Pelaku Bisnis

Tips yang sebaiknya dilakukan untuk pertama kali adalah mengidentifikasi keunikan produk yang akan dipasarkan. Pasalnya, branding merupakan teknik pemasaran untuk memperkenalkan brand tertentu ke masyarakat. Jadi, seharusnya dengan melihat suatu produk, masyarakat akan mengetahui brand dan perusahaan pembuatnya.

Oleh karena itu, keunikan dalam produk adalah kewajiban.

Tanpa keunikan, pelaku bisnis bisa terancam bangkrut, lho. Jangan sampai kita mengalaminya, ya.

Lantas, bagaimana jika produk terlanjur memiliki kesamaan dengan produk kompetitor lainnya? Apa hal ini akan berdampak buruk pada penjualan?

Sebenarnya, produk yang sama akan menyulitkan kita untuk melakukan upaya-upaya branding. Apalagi, jika produk-produk kompetitor lebih dulu muncul di pasaran. Maka, produk lain cenderung memiliki kesempatan yang lebih kecil, lho …

Jadi, ayo merenung sebentar. Luangkan waktu untuk duduk di tempat sepi agar menemukan keunikan-keunikan produk yang akan dipasarkan. Selain itu, kita juga bisa berkonsultasi dengan orang-orang yang lebih berpengalaman.

Selalu Tunjukkan Nilai Positif Demi Peluang yang Lebih Besar

Nggak ada yang sempurna, kecuali Tuhan pencipta alam semesta. Artinya, produk yang kita kembangkan juga nggak luput dari kekurangan, ya … Jadi, jangan berkecil hati.

Namun, dalam upaya branding, sebaiknya kita mencari-cari nilai positif produk yang kita pasarkan. Dengan demikian, tips branding satu ini akan memberi peluang keberhasilan yang besar. Sebenarnya, manusiawi jika masyarakat menyukai hal-hal yang positif. Jadi, apa kamu sudah menemukan nilai positif yang dimiliki produkmu? Jika iya, maka sampaikan ke khalayak.

Singkatnya, produk yang positif akan membawa pelaku bisnis memasuki jangkauan pasar yang lebih luas. Wah … kebaikan memang selalu dibalas dengan kebaikan, ya …

Selain itu, kita juga bisa melakukan kegiatan yang positif demi kebaikan brand kita sendiri. Misalnya adalah amal.

Sebenarnya, branding nggak hanya dilakukan memakai nilai-nilai yang positif, branding juga dapat dilakukan dengan memakai nilai-nilai yang negatif. Contohnya adalah settingan untuk menarik perhatian masyarakat. Semua pelaku bisnis berhak memilih cara branding apa yang mereka sukai, tetapi tetap dalam batas yang wajar, ya …

Setia pada Janji, Layaknya Setia dengan Hati

Jangan sampai kita hanya membuat janji-janji yang menggiurkan, tetapi nggak dapat memenuhi janji yang kita tawarkan. Anggaplah konsumen sebagai pasangan hidup kita. Jika kita mengkhianati mereka, konsumen akan kecewa dan mencari pasangan yang jauh lebih baik. Janji juga demikian. Ibarat hati, pemenuhan janji adalah bukti bahwa kita mencintai konsumen sepenuhnya.

Manfaatkan Alat-Alat Branding Paling Ampuh: Nama Brand, Logo, dan Website

Nama brand dan logo merupakan kunci yang memengaruhi keberhasilan suatu branding. Dengan nama dan logo yang menarik, kita dapat memengaruhi masyarakat dengan mudah. Ingat, ya … nama dan logo yang menarik, berarti juga memiliki keunikan. Jika merasa kesulitan, sebaiknya hubungi jasa desain logo profesional.

Selain itu, link website juga dapat menjadi alat branding paling ampuh. Hal ini terkait era digital yang disokong oleh perkembangan teknologi. Sebaiknya, kita mendesain website sesuai konsep brand yang mau dibangun. Jangan lupa menambahkan halaman about us untuk memberi informasi ya …

Intinya, tunjukkan bahwa kita adalah pelaku bisnis yang profesional dengan visual yang menarik dan unik, baik untuk nama brand, logo, atau website bisnis itu sendiri.

Nggak ada Salahnya Mengembangkan Komunitas

Ternyata, beberapa merek perusahaan raksasa dunia mengeluarkan biaya iklan yang sedikit. Kira-kira, bagaimana caranya?

Penasaran?

Mereka diketahui membangun komunitas dengan baik, misalnya Amazon, Google, dan Facebook. Oleh karena itu, kita juga dapat membangun komunitas online dan offline. Salah satunya melalui media sosial yang populer. Jadi, ayo mulai dari komunitas lokal sebelum merambah ke komunitas yang lebih besar, ya …

Pastikan Masyarakat juga Memperoleh Keuntungan

Tips branding lainnya ialah memberdayakan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat merasa diuntungkan dengan produk yang kita tawarkan. Intinya, selalu beri kualitas terbaik dan layanan yang ramah setiap saat.

Kemudian, masyarakat akan menyebarluaskan ulasan positif mengenai apa yang kita tawarkan. Ingat, ya, bahwa kita nggak dapat mengendalikan masyarakat. Akan tetapi, masyarakat yang memutuskan apakah produk yang kita tawarkan layak terus beredar di pasaran.

Jadi, nggak ada salahnya meluangkan waktu untuk melakukan komunikasi dua arah. Menyelenggarakan event-event tertentu juga baik untuk nama baik bisnis di mata khalayak.

Jangan Lupa untuk Menjalin Komunikasi yang Baik dengan Konsumen

Pada dasarnya, branding dapat dijabarkan sebagai suatu konsep komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai aspek. Dengan demikian, berinteraksi dengan masyarakat adalah hal wajib yang sebaiknya dilakukan. Tujuannya agar terjalin hubungan jual-beli yang erat, saling memercayai, dan memberi keuntungan satu sama lain.

Lantas, bagaimana caranya? Kita dapat memanfaatkan teknologi, salah satunya media sosial. Jika diperhatikan baik-baik, media sosial memiliki fitur tertentu yang memudahkan pelaku bisnis. Kita dapat memakai fitur QnA hingga polling untuk mengetahui apa yang diinginkan masyarakat.

Selain itu, pastikan aktif di media sosial. Pasalnya, hal ini merupakan cara yang paling mudah untuk berinteraksi dengan masyarakat. Konsisten membalas pertanyaan juga menjadi kunci apakah produk yang ditawarkan akan dipercaya masyarakat nantinya.

Ingat, ya … Brand yang mampu menjalin hubungan baik dengan konsumen akan semakin dipercaya.

Terus Berinovasi adalah Kunci

Sebaiknya, kita tahu bahwa masyarakat cenderung menyukai produk yang unik dan mengalami pembaharuan. Oleh karena itu, mari terus membuat inovasi. Tujuannya agar produk yang ditawarkan berbeda dari produk kompetitor lainnya.

Namun, apa kalian tahu bahwa inovasi nggak melulu terkait produk yang dipasarkan? Nyatanya, inovasi konsep periklanan juga memengaruhi keberhasilan suatu branding. Jadi, kita perlu membuat iklan yang kreatif untuk menarik perhatian masyarakat.

Intinya, kita harus terus berinovasi dengan pertimbangan-pertimbangan yang matang. Jadi, ayo mulai berinovasi dari sekarang …

Kuatkan Tekad untuk Senantiasa Konsisten Memakai Konsep Branding Tertentu

Ternyata, konsisten memilih konsep branding merupakan salah satu hal penting.

Jika kita memutuskan berganti-ganti konsep branding, dampaknya akan serius, lho … yakni masyarakat akan kesulitan mengenali perusahaan dan produk yang kita kenalkan.

Misalnya produk Coca-Cola yang selama 125 tahun memakai warna kemasan berwarna merah. Pasti ketika membaca ini, bayangan kemasan Coca-Cola terngiang di pikiran kita, ya … Oleh karena itu, konsistensi sangat dibutuhkan.

Demikian mengenai tips-tips branding yang sebaiknya diaplikasikan mulai sekarang. Dijamin bisnis yang dikembangkan akan mengalami kemajuan. Namun, kita harus menyadari tetap ada risiko yang selalu dihadapi. Sebaiknya, kita terus berusaha, pantang menyerah, dan senantiasa dinamis untuk mengikuti perkembangan yang ada.

Jika kita mengalami kesulitan, nggak ada salahnya menghubungi jasa profesional. Misalnya, Merdeka Studio yang melayani jasa branding, pemasaran, pembuatan logo hingga desain website bisnis untuk skala kecil, menengah, dan  besar.

Jadi, selamat mencoba …

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply